Pantun Cinta Mabuk Asmara karya Ir. Hoericky Mashur >> pantunseribu

Bila engkau mabuk asmara. Pasti engkau akan tersiksa. Oleh rindu oleh cinta. Siang malam tiada hentinya. Tapi siksa api asmara. Siapa rela melepasnya. Meski hati terus tersiksa. Ingin hidup di dalamnya. 

Itulah keanehan cinta. Itulah keanehan asmara. Walaupun engkau tersiksa. Tapi ada rasa bahagia. Maka jangan heran karenanya. Bila kau temui orang jatuh cinta. Semua kelakuan dan tingkahnya. Terkadang sedikit gila.

Pantun Cinta Mabuk Asmara

Kuning pelipis wajah sang dara
senyum dibibir selalu menggoda
jantung berdetak nan gelora
gelora jiwa dimabuk asmara

Sungguh indah wajah rupawan
rambutnya ikal amat menawan
hati awak siapa tak tertawan
bagaikan patung burung pelikan


Indah sungguh tutur bahasa
berjalan lembut bagai kutilang
hati tergoda tiada bermaya
rasa copot semua sendi tulang


Berpakaian jengki model sekarang
mode dahulu dipakai biduan
bibir indah merah menantang
siapakah gerangan dikau tuan


Indah ukiran sikayu jati
ukiran dibuat dikota jepara
wajahmu slalu disimpan dihati
melepas rindu karena tersiksa


Baca Juga
    Makan ketupat di idhul adha
    potong empat diatas piring
    kalau rindu hati tersiksa
    lihat wajahmu sambil berbaring


    Bermain fb diruang kerja
    sambil mengisi waktu bercanda
    kalau bertemu ingin bermanja
    dikau yang kupuja merajuk disana


    Airmata menetes membaca
    hilang pikiran dibawah gelisah
    buang pikiran duga dan prasangka
    karena hatiku selalu ku jaga


    Hilang ceria wajah jelita
    manis senyumnya kini sirna
    wahai dara yg slalu ku suka
    senda tawa memikat sukma


    ♥♥♥


    Moga pantun cinta - mabuk asmara - dapat mewakili perasaan Anda.

    Related Posts

    There is no other posts in this category.