PANTUN MENGOLOK-OLOK ORANG GEMUK
♥♥♥
Roro jonggrang roro mendut
Putri kayangan ke bumi turut
Kalau berjalan mendorong perut
Kaki berjalan injak semangka
Semangka diambil ada pepaya
Lelaki gendut banyak yang suka
Walau susah disangka kaya
Burung cantik jangan dikurung
Biar terbang dengan centil
Badan gemuk dibungkus sarung
Biar terbang dengan centil
Badan gemuk dibungkus sarung
Kalau berjalan disangka hamil
Pergi ke pekan melihat badut
Sungguh lucu jadi tontonan
Begini nasib lelaki gendut
Berdirinya saja engap-engapan
♥♥♥
Jalan lurus ke Pemalang
Oleh-olehnya bolu loyang
Badan kurus amat malang
Tertiup angin bergoyang-goyang
Usus bukan sembaran usus
Usus ayam dari Palembang
Kurus bukan sembarang kurus
Kurus karena janda kembang
Bunga selasih dari Medan
Tidak lupa membeli lemang
Kalau kekasih kurus badan
Enak untuk ditimang-timang
Menjemur ragi sampai kering
Bersihkan dahulu tampahnya
Kalau lelaki kurus kering
Baik dijadikan pagar saja
Sungai deras membawa arus
Perahu karam menghantam batu
Perempuan berbadan kurus
Bagai lidi untuk menyapu
♥♥♥
Pergi ke pekan melihat badut
Sungguh lucu jadi tontonan
Begini nasib lelaki gendut
Berdirinya saja engap-engapan
PANTUN MENGOLOK-OLOK ORANG KURUS
♥♥♥
Kapur barus diambil lutung
Lutung lari dikejar buaya
Lelaki kurus amat beruntung
Makan gembul tak ada yang percaya
Kalau kamu makan duren
Jangan duren kamu banting
Bagaimana bisa keren
Kalau kurus seperti ranting
Jalan lurus ke Pemalang
Oleh-olehnya bolu loyang
Badan kurus amat malang
Tertiup angin bergoyang-goyang
Usus bukan sembaran usus
Usus ayam dari Palembang
Kurus bukan sembarang kurus
Kurus karena janda kembang
Jauh di mata berkirim surat
Pilihlah yang terbaik dari kata
Gadis cantik bagai KUTILANG DARAT
Kurus tinggi langsing dada rata
Bunga selasih dari Medan
Tidak lupa membeli lemang
Kalau kekasih kurus badan
Enak untuk ditimang-timang
Menjemur ragi sampai kering
Bersihkan dahulu tampahnya
Kalau lelaki kurus kering
Baik dijadikan pagar saja
Sungai deras membawa arus
Perahu karam menghantam batu
Perempuan berbadan kurus
Bagai lidi untuk menyapu
PANTUN MENGOLOK-OLOK PEREMPUAN MATRE
♥♥♥
Lampu mati belilah batere
Biar melihat si kunang-kunang
Lihat itu perempuan matre
Suami bongkok ditimang-timang
Sayur lezat diberi pare
Aduh tercelup selembar benang
Senangnya beristri matre
Asal ada uang diapun senang
Tengah malam dengar tokek
Tokek bunyi bersahut-sahutan
Perempuan matre perawat kakek
Tak masalah bau tanah itu badan
Buat baju membeli bahan
Beli papan untuk lawang
Perempuan matre amat kasihan
Hidupnya hanya menjadi budak uang
PANTUN MENGOLOK-OLOK ORANG BERKULIT HITAM
♥♥♥
Emas perak adalah logam
Jangan dibuang dalam buih
Kalau badan hitam legam
Jangan dibuang dalam buih
Kalau badan hitam legam
Di rendam setahun tak kan putih
Gelombang menggulung ombak menghantam
Menerjang bahtera hingga karam
Untung nian lelaki berkulit hitam
Baik sekali tuk penjaga malam
Jalan-jalan mencari gua
Masuk gua banyak waletnya
Kalau badan hitam semua
Yang putih tinggal giginya
Buat rumah beratap sirapGelombang menggulung ombak menghantam
Menerjang bahtera hingga karam
Untung nian lelaki berkulit hitam
Baik sekali tuk penjaga malam
Jalan-jalan mencari gua
Masuk gua banyak waletnya
Kalau badan hitam semua
Yang putih tinggal giginya
PANTUN CAMPURAN MENGOLOK-OLOK
♥♥♥Loncat ke atas kera dan beruk
Suami istri kalau berkurap
Seharian garuk menggaruk
Berburu buaya dengan lembing
Tangkap buaya orang bertiga
Lihat itu lelaki yang sumbing
Tangkap buaya orang bertiga
Lihat itu lelaki yang sumbing
Walau marah tertawa juga
Burung perkutut suaranya pilu
Hinggap sebentar makan di lantai
Kalau kentut di depan penghulu
Hinggap sebentar makan di lantai
Kalau kentut di depan penghulu
Nikah tak jadi saksi terkulai
Ruas bambu jangan ditetak
Potonglah saja siang-siang
Kalau kepala mulai botak
Rambut selembarpun disayang-sayang
Kalau gempa bumi bergoncang
Walau berdiri bagai melayang
Untungnya punya istri pincang
Walau berdiri bagai melayang
Untungnya punya istri pincang
kalau berjalan bergoyang-goyang
Daun ubi enak diurap
Jangan ditambah dengan koba
Untung punya istri berkurap
Jangan ditambah dengan koba
Untung punya istri berkurap
Sangat senang diraba-raba
Anak beruk memanjat kelapa
Sudah di atas bergelayutan
Lihat itu suami siapa
Sudah di atas bergelayutan
Lihat itu suami siapa
Kalau ada tikus meloncat ketakutan
Jangan mau hidup membujang
Nanti hidup selalu sendirian
Kalau lelaki di atas ranjang
Nanti hidup selalu sendirian
Kalau lelaki di atas ranjang
Lupa dunia lupa daratan
Ayam hitam bertelur lima
Sudah menetas tinggalah tiga
Senang memang beristri asma
Sudah menetas tinggalah tiga
Senang memang beristri asma
Sesak nafas suaminya suka
Ikan kakap ikan betutu
Kasih bumbu dengan lengkuas
Lucu memang anak itu
Ada ingus angka sebelas
♥♥♥
PANTUN BENAR-BENAR LUCU LAINNYA
Pantun Kelakar Janda Kembang
Pantun Kelakar Untuk Suami
Pantun Kelakar Untuk Janda
Pantun Kelakar Untuk Mertua
Ikan kakap ikan betutu
Kasih bumbu dengan lengkuas
Lucu memang anak itu
Ada ingus angka sebelas
♥♥♥
PANTUN BENAR-BENAR LUCU LAINNYA
Pantun Kelakar Janda Kembang
Pantun Kelakar Untuk Suami
Pantun Kelakar Untuk Janda
Pantun Kelakar Untuk Mertua